Atika, Oka dan Hujan (Part 3)

Baca Atika, Oka & Hujan Part 1 dan Part 2

Atika merasa lega karena ada secercah harapan. Sebuah solusi dari masalah besar yang mereka sedang alami. Mereka tak perlu gadaikan barang atau pinjam uang, karena bisa menggunakan dana THR pekerjaan Oka untuk biayai kepindahan mereka.

Namun ternyata Oka tidak suka dengan ide itu. Ia sudah punya rencana tadinya penggunaan THR untuk apa saja dan sama sekali bukan untuk pindah rumah lagi.

Atika kecewa dengan respon Oka. Ia tak habis pikir, bagaimana Oka bisa membiarkan keluarga mereka hidup dengan rumah terancam banjir sewaktu-waktu? Mungkin THR itu bisa membayarkan barang-barang atau keperluan lain, tapi kebutuhan mendasar seperti rumah tinggal yang layak seharusnya mengalahkan semua keperluan. Atika pikir Oka masih dalam penyangkalan.

Tiap mereka mendengar suara petir menggelegar dan suara hujan mulai turun, rasa takut langsung merayap. Selalu ada kemungkinan air akan naik ketika curah hujan membesar dan lantai bisa dipenuhi dengan… bukan cuma air, tapi air kotor yang lengket! Memikirkan itu Atika jijik dan ngeri.

Read moreAtika, Oka dan Hujan (Part 3)