Dear 2021, Ini Pelajaran Darimu

kilas balik 2021

Dear 2021,

Kurang dari 2 bulan bakalan ganti tahun lagi. 10 bulan berjalan, tentu jadi ada sedikit hikmah yang bisa ditarik sejauh ini. Tentunya, kala diminta menulis tentang tahun 2021 oleh Tantangan Mamah Gajah Ngeblog, nggak semudah seperti tulisan biasa. Saya harus merekap ulang dari awal, pelajaran apa saya yang saya dapat. Ini dia yang sekiranya saya tangkap sejauh ini:

Pelajaran Hidup Tahun 2021

Keadaan tidak akan berubah kalau tak ada yang dirubah

Saya mengawali tahun dengan rasa low, padahal awal tahun penuh dengan kembang api, tentu bukan yang saya harapkan. Diantara titik-titik rendah dalam hidup di tahun ini, saya sadar bahwa keadaan tidak akan berubah sampai dari diri kita ada perubahan. Lelah dengan keadaan yang sama, harus mau berubah dan menjadi diri yang lebih baik. Karena ingin ada peningkatan dalam kualitas hidup, akhirnya saya berusaha menepis hal-hal yang buat diri saya negatif.

Di balik titik rendah, sebenarnya juga ada maksud lain diluar teguran ke diri kita sendiri. Tapi juga ada sangkut pautnya dengan pihak lain yang terdampak dengan kondisi kita. Intinya, ada hal-hal yang lebih besar dibalik kondisi yang tidak menyenangkan.

Pentingnya Rasa Berdaya

Mengasuh subkomunitas adalah hal yang baru buat saya di tahun 2021. Tak terbayangkan sebelumnya, bahwa rasa berdaya mengurus perkumpulan begitu besar dan membuat saya yang cuma Ibu Rumah Tangga nyambi blogger ini merasa happy. Yang awalnya saya cuma mau kumpul-kumpul online saja, jadi berkembang sejauh ini. Makes me a better person insya Allah dan memperluas pergaulan. Saya jadi belajar berorganisasi dan menjadi lebih aktif.

Be Careful What You Wish For

Diantara rasa syukur sudah berhasil mengumpulkan ibu-ibu blogger alumni, saya juga merasa ‘terperangkap’ dengan ide-ide sendiri. Hal-hal yang saya cetuskan, harus saya pertanggung jawabkan. Yang ini jangan ditiru! Meskipun sebenarnya secara garis besar saya senang, cuma ada perintilan yang saya nggak suka lakukan. Plus, saya menerima protes dari orang terdekat tentang kerempongan saya sendiri. Saya belajar bahwa segala sesuatu harus diporsikan menurut kepentingannya.

Keluarga Adalah Prioritas

Family comes first. Kalau nanti sudah tidak di dunia, nggak ditanya sudah ngeblog apaan aja. Atau sudah menghasilkan berapa juta atau trilyun, Tapi, apa yang sudah diajarkan ke anak dan amalannya. Seberapa kebaikan yang sudah dilakukan. Sudah melaksanakan tanggung jawab Ibu dan istri dengan benar apa belum.

Melakukan hobby itu mudah, menjadi ibu dan istri perlu ilmu yang terus menerus harus dipupuk dan dipelajari. Andai ada sekolahnya jadi Ibu. Tapi setiap anak itu unik dan seharusnya yang terpantas jadi ibunya ya…ibunya, aamiin.

Tidak Ada Kemenangan Tanpa Kerja Keras

Waktu awal ngeblog tahun 2020, saya tahu kalau memanen kerja keras tidak instan. Tapi namanya juga manusia, kepengennya sudah terima hasil saja. Berkali-kali mendaki, lalu jatuh. Akhirnya, lelah. Tapi lalu dicoba lagi, dicoba lagi. Penolakan dan kegagalan ada. Walau begitu, saya tetap balik lagi sih dan mencoba lagi. Tentu tidak selalu mudah dan tidak selalu dalam keadaan ideal (dan memang jarang terjadi). Setelah berusaha fokus dan berusaha, Alhamdulillah saya mengicip sedikit hasil dari kerja keras.

Kepuasan Batin Di Atas Skor Blog

Page Authority, Domain Authority, Domain Rating, dan sebagainya begitu penting bagi blog yang ingin mendapatkan penghasilan. Dulu rasanya begitu berlomba-lomba menaikkan skor blog. Mungkin kini saya ada di titik ‘its okay skor blog saya segini saja’ (sembari berharap secara mukjizat naik sendiri, hihihi). Yang jauh lebih penting adalah kewarasan diri dan kepuasan batin.

Pernah beberapa kali saya begitu concern sama SEO sampai rasanya kening berkeringat. Di lain waktu, saya nggak peduli sama SEO. Hasilnya, betapa bahagianya saya nggak pusing sama SEO. Bukannya saya nggak senang ya hasil kerja keras saya mencari kata kunci, tapi nggak mau serempong itulah demi Page One (kecuali bayaran sepadan kali ya). Sekarang saya lebih memilih fokus ke niche yang saya pilih dan menulis yang ingin saya tulis.

Bergantung Hanya Kepada-Nya

2021 bukanlah tahun dimana saya diberi kesenangan terus menerus. Bahkan saya sering diuji, baik dari kesabaran maupun ketahanan banting dari sebuah sikon yang tidak nyaman atau susah. Tak jarang, saya kesulitan berpegang pada manusia maupun material, ataupun kondisi. Yang mana akhirnya, saya cuma bisa bergantung kepada-Nya. Karena Dia yang Maha membolak-balik keadaan maupun hati.

Tapi, ada beberapa momen di tahun ini yang buat saya berpikir bahwa tidak apa meminta pertolongan. Diluar dugaan, sistem support itu ada di kala tidak disangka-sangka. Kuncinya cuma meminta tolong, karena tidak selalu meminta tolong itu pertanda lemah maupun berujung tidak enak. Ada beberapa orang yang harus saya ucap terima kasih dan semoga kebaikan mereka dibalas setimpal.

tantangan blogging MGN bulanan banner

Penutup

2021 adalah tahun yang spesial dan penuh kejutan, penuh gimmick dengan ujian-ujiannya. Saya cukup beruntung bisa sampai di titik sekarang ini. Semoga 2022 memiliki lebih banyak hal spesial dan saya bisa melewati ‘tes-tes’ lain dengan lebih baik.

Bagaimana denganmu? Bagaimana tahun 2021 menurutmu?

Sunglow Mama

Seorang Ibu Rumah Tangga yang suka blogging dan berbagi tentang sisi kreatifnya. E-mail saya ke missdeenar@gmail.com untuk kerjasama

This Post Has 15 Comments

  1. wah seru ya teh andina tahun 2021 ngadmin mgn itu keren banget …
    kalau aku sejak punya blog tidak kejar apa-apa ha3 …
    karena tau diri banget, aku tuh moody dan kadang mandeg nulis ketika sedang sering bepergian terutama ke tempat yang gak ada sinyal …

    tetap semangat ya teh …

    1. Sunglow Mama

      Iya teh. Blogging memang dipengaruhi mood. Kadang ada waktu, ga pengen nulis, atau sebaliknya. sama-sama teh

      1. Ririn

        Hai teh Andina!

        Ibu rumah tangga bukan “cuma” sih menurut aku, itu pekerjaan super yang tentunya tidak akan selesai hanya dengan duduk 8 jam sehari di depan laptop. Aku selalu kagum sama ibu rumah tangga. Apalagi yang sangat berdaya seperti teh Andina, ngadmin MGN, aktif menulis, menebarkan manfaat bagi sesama 🙂

        Setuju banget, bergantung pada orang dan materi memang tidak pernah mudah. Hanya Dia sebaik-baiknya penolong. Tetap semangat dan menginspirasi ya teh!

  2. Sri Nurilla

    Bagian “Tidak Ada Kemenangan Tanpa Kerja Keras” adalah favorit saya niy Andina. Yang ingin dan akan saya terapkan. Insha Allah. Karena kadang kalau gagal, jadi patah semangat ehehe. Dan kisah Andina ini membuat saya jadi greget untuk tetap semangat meskipun ketika belum achieve tujuan yg diharapkan. 🙂

  3. DIP

    Makasih teh, saya termasuk yang menuai manfaat teh sumbangsih teteh sebagai admin MGN. Terus semangat yaaa 2022❤

  4. Risna

    mengadmin komunitas itu berat, biar Dilan saja.. #eh, hehhe. Makasih mbak udah membentuk MGN, akhirnya ada komunitas ngeblog yang pake prinsip: pokoknya hepi! Kalau udah hepi, ide tulisan akan ada terus dan mudah-mudahan jadi bisa lebih produktif lagi berkarya 🙂

  5. May

    Terimakasih sekali lagi Andina karena sudah melahirkan MGN. Selamat menyambut tahun yang baru, semoga terus semangat di 2022.

  6. Riskawati Chandra

    Teh Andina, kereen sekali lhoo teh, bisa ngurus rumah tangga, sambil ngurus blog, dan sambil ngurus komunitas, apalagi komunitasnya memberikan banyak manfaat untuk orang banyak. Semangat terus teh. Semoga bertambah sukses di tahun 2022!

  7. Patricia

    Teteh makasih atas kesediannya mengasuh MGN <3 aku menemukan rumah baru di sini. Makasi jg sudah bikin blog ini karena aku ketemu MGN melalui blog teteh hasil random searching di google 😀

  8. Sari Rochmawati

    Tetap semangat ya mbak Andin. InsyaAllah akan menemukan banyak keberkahan dari segala usaha menyeimbangkan antara tanggung jawab dan kesenangan pribadi. Hidup memang perlu seimbang kok. Terima kasih atas kerja keras sebagai admin MGN yang luar biasa. Saya banyak belajar tentang blog melalui grup ini. Semoga grup ini langgeng ya. Aamiin .

  9. Mutiara

    MGN itu salah satu yang mewarnai cerita menulis saya tahun ini. Tetap semangat mewadahi keceriwisan para mamah gajah bloger ya, Teh!

  10. Heidy

    Aku sungguh2 merasa tertolong dengan adanya MGN. Makasih banyak Andina udah bikin dan ngasuh komunitas ini dengan sabar. Luar biasa deh pokoknya. Semangat menanti kejutan-kejutan baru di tahun 2022 yaa .. semoga kita bisa terus memetik pelajaran berharga di tiap kesempatannya

  11. Prestasi terbesar Andina tahun 2021 adalah buat Mamah Gajah Ngeblog. Makasih banyak Din. Akhirnya kita jadi punya forum berkumpul yang keren.

Leave a Reply