Ini sepotong jurnal untuk kau baca suatu hari. Isinya cerita beberapa mainan bayi dan balita yang dibuat ibu untukmu selama kamu tumbuh hingga kira-kira berumur 3 tahun.
Agar kamu ingat mainan-mainan ini dibuat agar kamu tak hanya main, tapi juga belajar. Juga memahami bahwa kita bisa menciptakan sendiri kreasi dari tak ada jadi ada, menjadi hal yang bermanfaat.
Siapa si mungil ini? Kau sungguh kecil dan membutuhkan kehangatan. Ibu baru pertama kali melihatmu, namun anehnya dirimu terasa dan berbau sangat familiar.
Hai, makhluk kecil, kau sangat suka menempel pada ibumu. Kau benci berjauhan dengannya. Tangisanmu kencang jika kau lapar. Dan kau sangat suka menyusui.
Ibumu awalnya cukup merasa kewalahan, namun ibumu tahu kau dititipkan-Nya karena mampu. Begitu cara ibumu menyemangati dirinya sendiri, di hari yang terasa melelahkan.
Namun kau tak hanya beruntung memiliki Ibu yang berusaha ada untukmu.
undefinedundefined
Butuh komitmen membuatnya karena dirimu yang masih 5 bulan sedang tidak bisa ditinggal. Tapi di sela-sela kesibukannya sebagai ibu, mamamu sempat membuatkan beberapa mainan sendiri dengan bahan-bahan yang ada.
Misalnya, bantal custom untuk kamu pegang dan tarik-tarik. Bantal kecil itu versi kedua, versi pertamanya sudah copot-copot kau kulik-kulik!
Ibumu sempat mencari tutorialnya di dunia maya, memesan bahan-bahannya lalu menjahitnya untukmu. Bahkan ada inisial namamu di salah satu sisi. Bagaimana menurutmu?
Kau tidak suka mamamu meninggalkanmu barang sekejap walau hanya ke dapur. Wah, ibumu kewalahan. Ada job tak bisa ditinggal, sehingga ibumu memutar otak bagaimana agar kamu anteng.
Suatu saat mamamu membuatkan area bermain yang aman untukmu menggunakan keranjang baju. Kau tampak tidak suka, tapi itu area privat yang nyaman untukmu. Cuma keranjang baru dengan setumpuk selimut dan mainan favorit di dalamnya. Tetap lho, paling nyaman ada di pelukan Ibu! Begitu pasti pikiranmu.
Sudah berusia setahun lebih, kamu masih kenalan dengan warna. Jadi ibumu menyiapkan selembar kertas supaya kamu bisa sortir warna merah dan biru menggunakan mainan balok. Ini dilakukan biar kamu sudah bisa mengenali warna. Ternyata kamu sudah mengerti, nak.
Ketika kamu sudah 2 tahun, kamu juga sudah bisa menyusun balok mengikuti bentuk alfabet ‘A’ seperti ini. Hmm, kamu suka menyusunnya.
Umur 2 tahun, kamu mulai suka mainan mobil-mobilan. Ibumu mulai kewalahan dengan banyaknya koleksi, memikirkan bagaimana menampung banyaknya si mobil-mobil kecil.
Alhamdulillah, ada banyak selongsong rol tisu yang menganggur. Mobil-mobilan itu punya ‘tempat parkir’ yang rapih. Ditumpuk di dalam kardus tak terpakai.
Biar mobil-mobilmu ada ‘tempat main’, ibu buatkan track jalan dengan karton tak terpakai dan kain flanel. Ibumu pernah juga membuatnya di lantai dengan selotip kertas.
Ah, tidak hanya itu. Mobil kecil juga bisa jadi ‘kuas’. Tinggal celupkan di air dengan tetesan food coloring dan goweskan ke kertas untuk melukis. Hasilnya sangat nyeni.
Kamu juga suka berkreasi. Kau mainkan kuas ibumu dengan air, lalu melukis di dinding. Ia bisa betah lama main lukis air. Ini kamu bisa lakukan hingga umur 3-4 tahun.
Oh ya, tak ketinggalan. Si kecil juga suka sekali dengan roket buatan mama, yang mirip dengan kreasi dari Asian Parent ID ini. Bahkan si kecil bisa menambahkan asap-asapan dengan tisu. Kreatif kamu, nak!
Pernah juga, waktu lampu kamar kerja Ayahmu sedang mati, ibumu buatkan wayang-wayangan mobil dan pesawat. Diluar dugaan, kamu suka sekali. Kamu jadi protes ketika lampu baru ada dan dinyalakan di ruangan.
undefined
undefined
Ibumu kini iri dengan ibumu si ibu baru 3 – 4 tahun lalu. Soalnya, semangat berkreasi untuk buat mainan untukmu besar. Mungkin karena masih baru jadi ibu. Mungkin juga mamamu udah ngeri kreasinya kalah keren dari mainan monster truck kesukaanmu.
Ibumu kini ingin kembali membangkitkan daya kreasinya, apalagi kamu sudah hampir masuk masa sekolah. Justru ibumu ingin siapkan mainan sendiri untukmu yang lebih menantang dan sesuai.
Kini, ibu ingin ibu-ibu lain tahu bahwa mainan untuk anak tidak perlu mahal. Tidak perlu juga mainan yang branded. Cukup mainan sederhana dengan bahan-bahan yang ada di rumah, juga perhatian ibu yang tak kalah penting, sudah cukup untukmu.
Intinya, ibumu sayang sama kamu. Jangan lupa, ya.
Oh ya, selamat hari Ibu tanggal 23 Desember ini untuk semua ibu-ibu darimana saja dan dimana saja.
Stay happy ya, moms dan ketika mencari informasi tentang parenting, baca di The Asian Parent ID.
5 tempat berkesan dan inspiratif secara umum untuk saya, tempat-tempat yang dekat dengan alam, indah…
Think back on your most memorable road trip. Back in 2025, we went on a…
Performa Aktris Korea Favorit dalam Serial di Tahun 2025 - Masih soal tahun 2025, selain…
Di awal Desember 2025, saya coba refleksi aktivitas ngeblog saya. Maklum, kayanya bulan ini mau…
Ketidaksempurnaan Dalam Karya Malah Membuatnya Makin Indah - Ketika menggali-gali ide tantangan blogging MGN November…
Apa itu Art journaling, bagaimana memulainya dan pengaruhnya ke mental Ibu? Baca yuk disini
This website uses cookies.
View Comments
Yaiii tos ah.
Aku juga suka bikin ini itu bersama si bocah.
Rol tissue toilet memang bisa dibikin macam2, sayangnya ga punya stok.
Aku suka ambil ide dr Chai's Play
Iya mba Novia. Rasanya beda kalau membuat mainan sendiri tuh
Mbak, kreatif banget sih bebikin sendiri mainan buat anaknya. Bakalan menurun ke anak nih sisi kreatif mamanya. Apalah aku yang gak kreatif ini, mbungkus kado aja gak simetris haha
Insya Allah menurun, aamiin. Aku pun bungkus kado suka ga rata, hihihi
Seneng deh berkreasi kayak gini sama anak, daann suka ga kerasa waktu tau-tau udah jam makan siang atau mandi sore ya ga sih mam, hahahah kreatif banget itu mainannya.
Iya seneng :) Alhamdulillah, makasih mba
Patut dicoba nih, keren tipsnya.
Kalau mama kreatif, semoga anak-anak bisa ketularan kreatif.
aamiin
Wah, kreatif banget mainan DIYnya. Says ga telaten mbikin. Sekarang anak-anak udah gede.
Tapi seneng ngelihatnya. Kadang mikir, kok bisa pada sekreatif itu sih?
Ada yang lebih ribet and niat sih, kalau saya yang praktis dan simpel aja :)
DIY bikin parkiran mobil dari selongsong tisu itu boleh jugaaaa :D. Ga kepikiran deh aku -_- . Kebetulan anakku punya koleksi mobil2an hotwheels itu mba. Selama ini cm ditaro dlm box. Lucu jugaaaa kalo dibikinjn parkiran dr selongsong tisu.
Aku jujurnya mungkin hampir ga pernah bikin mainan anak gini. LBH milih beli, Krn ngerasa kalo soal prakarya aku nyerah deh :(. Kayaknya ancur semua pas jadi :D
Semua ibu beda-beda kekuatannya :) makasih mba
Selamat hari Ibu mbakk, kereeennn uy. Kreatif banget buat mainan sederhana tp mengena untuk anak2.. boleh ku contek ya mbak, hihi
pasti dedenya bakal bangga punya ibu yang telaten dan sayang banget ini
Boleeh :) aamiin makasih mba
Ahhh, kreatif banget apalagi bundanya yang senantiasa menemani
kerennn harus dilestarikan nih :D
Karena kebanyakan orang tua zaman sekarang lebih suka menghabiskan waktu dengan gawainya ehheh:D dibandingkan anak
iya :) salah satu maksud menulis ini biar ortu bisa buat mainan dan main sama anaknya juga
Ibu kreatif anak-anaknya bisa jadi kreatif juga. Semangat ya mbak, lanjutkan ide kreatifnya. Boleh nanti Aku tengok tulisan ini lagi, buat DIY mainan untuk anakku
Gemes aku Bun, lihat mainan lucu-lucu. Aku juga udah punya anak 1, tak beliin mainan, eh malah kurang kerawat. Apa mending bikin sendiri aja..