Categories: Tips

Tak Cuma Menulis, Ini 4 Cara Ibu Terkoneksi ke Diri Sendiri

Tak Cuma Menulis, Ini 4 Cara Ibu Terkoneksi ke Diri SendiriThe world can be a crowded place. Ketika jadi Ibu, banyak hal yang diurus membuat jadi tidak sadar dengan kondisi diri sendiri. Itu baru mengurus rumah dan keluarga. Sudah biasa di jaman sekarang untuk juga bekerja, walau dari rumah. Dan, Ibu juga kadang ingin berkomunitas dan memperluas lingkup sosialnya.

Ketika saya remaja, diharuskan untuk mengenal diri sendiri. Apa kesukaan kita, hal-hal yang tidak kita sukai juga, mau jadi apa di masa depan dan menyayangi diri sendiri. 

Tapi sebenarnya ketika sudah dewasa, kita tetap harus aware dengan yang kita inginkan dan tidak inginkan. Bukannya mengedepankan kemauan pribadi, tapi lebih mawas dengan hal-hal di sekitar kita dan inner kita.

Karena seorang Ibu memiliki tanggung jawab mengurus keluarga. Jadi, untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan, seorang ibu harus sayang dulu ke dirinya sendiri. Kenal dirinya, memberikan perhatian dan barulah ia bisa menyebarkannya ke keluarga. 

Sebenarnya, rasanya sebagian besar isi blog Sunglow Mama ini adalah bagaimana terkoneksi ke diri sendiri. Namun memang lebih ke interest saya sih. Misalnya dulu saya suka fotografi makanan dan produk, kini lebih sukajournaling.

Mungkin dari cara-cara di bawah ini bisa juga membantu ibu-ibu lain terkoneksi ke diri sendiri:

Menulis

Sudah lazim banget, menulis adalah salah satu anthem dari blog ini. Setelah saya pikir-pikir, sejak awal saya blogging, saya menulis memang untuk lebih terkoneksi ke diri sendiri. Dari awalnya ngomongin film waktu lajang hingga kini journaling.

Ketika jadi Ibu pun saya memutuskan ngeblog kembali, karena bisa jadi cara menambah pemasukan juga. Ada kalanya sih, saya menulis demi mengejar pekerjaan blog. Mungkin mirip pekerjaannya seperti content writer. Tapi semenjak mengurus komunitas ngeblog ibu-ibu alumni, mengubah pola pikir saya dalam ngeblog.

Bahkan, produk digital yang dengan berani saya luncurkan, Mentari Journal, adalah sebuah upaya terkoneksi ke diri sendiri. Kenapa? Karena Ibu rentan stres dan bisa jadi tidak mengenal diri sendiri. Padahal perannya sangat besar, sebagai homemaker dan manajer dalam keluarga.

Setelah tahu Qur’an Journaling, beberapa bulan ini saya mencoba journaling dalam beberapa bentuk; art journaling, junk journaling dan bahkan jurnal review film dan serial. Kemudian saya membandingkan efeknya dengan ngeblog. Bedanya cuma dari tampilan dan kepuasan audiens (untuk ngeblog). Tapi di batin agak sama; plong dan lega.

Saya sangat bersyukur memilih menulis sebagai media untuk berekspresi. Bukankah itu lebih baik daripada ngerumpi dan ghibah, kalau cuma mau melepaskan 10.000-20.000 kata (yang katanya kebutuhan berbicara perempuan dalam sehari) dan merupakan effort yang insya Allah lebih sehat (kalau menulis topik yang bermanfaat dan positif).

Melukis/Berkesenian

Selain menulis, tahun 2025 saya mencoba terkoneksi kembali ke inner artist saya. Waktu kecil, saya suka gambar dan suka menggambar komik di buku kosong. Waktu remaja, ulik-ulik software grafis.

Jujurly, waktu kuliah, mungkin inner artist saya dipaksa keluar. Siapa yang tahu, kalau ternyata saya jebol masuk jadi mahasiswa desain? Tahun pertama kuliah, saya jadi kenalan dengan cat poster, tanah liat, gips dan bahkan junk (sampah) untuk dijadikan karya. 

Setelah 12 tahun sekolah formal, masuk ke sekolah desain bisa membingungkan. Otot keseniannya belum lentur. Apalagi dulunya masuk jurusan IPA. Masa kuliah, saya sempat sebal juga sih dan mumet dengan banyaknya tugas. Karena otak kreatif ngga bisa dipaksa kadang-kadang. Lagi bengong malah muncul ide.

Tapi saat jadi ibu rumah tangga dengan segala kesibukannya, saya malah lupa berkesenian. Salah satu petunjuk bahwa saya kangen berkesenian adalah belanja alat media lukis untuk anak saya. Saya yang semangat beli ke toko stationery dan sekarang malah saya yang suka pakai cat air dan beragam media berkeseniannya.

Namun itulah lucunya, kini saya malah kangen melukis. Tapi bingung mau melukis apa. Saya cuma terpikir mau dijadikan seri ngeblog aja, bisa konsisten melukis dan ada kegiatan lain dari menatap layar.

Olahraga

Pada awalnya, saya memutuskan lebih rutin olahraga tahun 2023 demi menurunkan berat badan. Tapi saya sadar bahwa stamina itu penting. Juga, betapa endorfin bisa berefek memberikan rasa bahagia. Saya juga ngga perlu keluar rumah. Cukup setel video olahraga dari internet.

Alhamdulillah, saya berusaha olahraga minimal 1 kali seminggu. Inginnya lebih dari itu ya. Demi badan terasa lentur dan ketahanan stamina. 

Dengan berolahraga, kita jadi sadar dengan batas fisik tubuh kita. Sebuah cara menyayangi diri dan menyehatkan badan.

Beberapa olahraga membuat kita lebih mindful. Misalnya yoga, jalan-jalan santai dan berenang. Nah dari semuanya, yang paling saya sering coba adalah yoga. Ketika pikiran penat, yoga memang membantu lebih fokus dan damai.

Pergi ke Alam

Salah satu cara lain, yang juga saya sebutkan sebagai cara mendapat inspirasi, adalah dengan pergi ke alam. Melihat langsung ciptaan Tuhan dan keindahannya, bisa merestorasi keyakinan kita ke Yang Maha Kuasa dan menyadari bahwa kita semua 1 kesatuan dengan alam. 

Apapun pekerjaanmu, khususnya yang kesehariannya ada di kota dan kantor, atau berkutat dengan data seperti SEO Content Writer, kamu harus sesekali menyempatkan diri mendekat ke alam. Karena menyegarkan pikiran dan jiwa. Semoga kita semua diberi kemudahan bisa berpetualang dan menjelajahi alam ya.

****

Cara seseorang terkoneksi ke dirinya sendiri bisa berbeda-beda. Ini 4 cara saya, bagaimana dengan caramu?

Sunglow Mama

Seorang Ibu Rumah Tangga yang suka blogging dan berbagi tentang sisi kreatifnya. E-mail saya ke missdeenar@gmail.com untuk kerjasama

View Comments

  • Olahraga juga termasuk caraku connect dengan diri sendiri mba. Thanks To covid juga yg nyadarin aku betapa sehat itu penting. Krn waktu itu banyak temenku yg kliatan sehat, pas kena covid ternyata ada penyakitnya yg berkomplikasi, ntah itu diabet , darah tinggi, jantung etc. itu bikin aku sadar utk lebih memperhatikan diri sendiri. Kalau dulu males2an olahraga, skr 4x seminggu nge-gym udh bikin nagih .

    Cara lain ya traveling, Krn itu memang passion ku. Bisa melihat berbagai macam destinasi di dunia , budaya2 di tempat lain, malah bikin bersyukur lebih ke Yang Maha Esa.

Recent Posts

Membaca di Tengah Kesibukan: Rekap Buku 2025 & Wishlist Bacaan 2026

Bukan soal berapa banyak buku yang dibaca, tapi bagaimana membaca tetap hidup di tengah kesibukan…

2 weeks ago

5 Tempat Mendapat Inspirasi & Berkesan

5 tempat berkesan dan inspiratif secara umum untuk saya, tempat-tempat yang dekat dengan alam, indah…

4 weeks ago

Memorable Photo of 2025: Gorgeous Black Swan

Think back on your most memorable road trip. Back in 2025, we went on a…

1 month ago

Performa Aktris Korea Favorit dalam Serial di Tahun 2025

Performa Aktris Korea Favorit dalam Serial di Tahun 2025 - Masih soal tahun 2025, selain…

1 month ago

Refleksi Blogging 2025

Di awal Desember 2025, saya coba refleksi aktivitas ngeblog saya. Maklum, kayanya bulan ini mau…

2 months ago

Ketidaksempurnaan Dalam Karya Malah Membuatnya Makin Indah

Ketidaksempurnaan Dalam Karya Malah Membuatnya Makin Indah - Ketika menggali-gali ide tantangan blogging MGN November…

3 months ago

This website uses cookies.