Merasa cepat lelah setelah bekerja seharian sering dianggap sebagai hal yang normal. Padahal, jika rasa lelah disertai dengan beberapa keluhan lain yang muncul terus-menerus, bisa jadi tubuh sedang mengalami stres oksidatif akibat ketidakseimbangan antara radikal bebas dan antioksidan.
Antioksidan merupakan senyawa yang membantu melindungi sel tubuh dari kerusakan akibat radikal bebas. Tubuh memang mampu memproduksi sebagian antioksidan secara alami, tetapi jumlahnya sering kali tidak cukup, terutama jika seseorang memiliki pola makan kurang sehat, sering begadang, mengalami stres berkepanjangan, atau terpapar polusi setiap hari.
Lantas, apa saja tanda tubuh mulai kekurangan antioksidan yang sering disalahartikan sebagai kelelahan biasa?
Banyak orang mengira rasa lelah hanya disebabkan oleh kurang tidur. Padahal, kelelahan yang terus berlangsung juga dapat berkaitan dengan meningkatnya stres oksidatif.
Saat radikal bebas menumpuk, mitokondria sebagai “pembangkit energi” di dalam sel bekerja kurang optimal. Akibatnya, produksi energi menurun sehingga tubuh terasa mudah lelah walaupun aktivitas sehari-hari tidak terlalu berat.
Menurut penelitian yang dipublikasikan dalam International Journal of Molecular Sciences (2023), stres oksidatif berperan dalam penurunan fungsi mitokondria yang berdampak pada produksi energi sel dan munculnya kelelahan kronis.
Jika wajah tampak kusam meskipun sudah menggunakan produk perawatan kulit, penyebabnya tidak selalu berasal dari luar. Perawatan dari luar memang penting, tetapi efektivitasnya juga dipengaruhi oleh kondisi kulit dan kesehatan tubuh secara keseluruhan. Seseorang dengan kulit kombinasi biasanya memerlukan serum untuk kulit kombinasi yang sesuai dengan kebutuhannya. Namun, apa pun jenis skincare yang digunakan, hasilnya akan lebih optimal apabila kesehatan kulit juga didukung dari dalam melalui asupan antioksidan yang cukup.
Radikal bebas dapat merusak kolagen dan elastin, dua komponen penting yang menjaga elastisitas kulit. Ketika perlindungan antioksidan berkurang, kulit menjadi lebih rentan mengalami penuaan dini, muncul garis halus, serta kehilangan kecerahan alami.
Fakta ini didukung oleh penelitian dalam Nutrients (2022) yang menjelaskan bahwa antioksidan berperan penting dalam melindungi jaringan kulit dari kerusakan akibat paparan sinar ultraviolet dan polusi lingkungan.
Luka lecet atau goresan ringan umumnya akan membaik dalam beberapa hari. Namun, bila proses penyembuhan terasa lebih lambat dari biasanya tanpa penyebab yang jelas, kondisi tersebut bisa berkaitan dengan meningkatnya stres oksidatif.
Radikal bebas yang berlebihan dapat mengganggu proses regenerasi sel dan meningkatkan peradangan sehingga penyembuhan jaringan berlangsung lebih lama.
Meski demikian, luka yang sulit sembuh juga dapat dipengaruhi oleh faktor lain seperti diabetes, infeksi, atau gangguan sirkulasi. Oleh karena itu, pemeriksaan medis tetap diperlukan apabila kondisi berlangsung berkepanjangan.
Tubuh yang kekurangan antioksidan cenderung lebih sulit melawan paparan mikroorganisme penyebab penyakit. Antioksidan seperti vitamin C, vitamin E, selenium, dan zinc membantu menjaga fungsi sistem imun agar tetap optimal. Ketika asupan antioksidan tidak mencukupi, respons imun terhadap infeksi dapat menurun.
Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) juga menekankan pentingnya konsumsi buah dan sayuran setiap hari sebagai bagian dari pola makan sehat yang membantu memenuhi kebutuhan berbagai mikronutrien, termasuk senyawa antioksidan.
Sulit fokus sering kali dikaitkan dengan beban pekerjaan. Namun, otak merupakan organ yang sangat sensitif terhadap stres oksidatif karena membutuhkan banyak oksigen untuk bekerja.
Penelitian menunjukkan bahwa akumulasi radikal bebas dapat mempengaruhi fungsi neuron sehingga kemampuan berpikir, mengingat, dan berkonsentrasi ikut menurun. Kondisi ini menunjukkan bahwa performa yang optimal, baik pada tubuh maupun dalam aspek lain, memerlukan proses pemeliharaan yang konsisten. Prinsip tersebut juga diterapkan dalam dunia digital, di mana performa sebuah website tidak cukup hanya dibangun sekali, tetapi perlu dioptimalkan secara berkelanjutan melalui jasa SEO bulanan agar tetap kompetitif dan mampu mempertahankan visibilitasnya di mesin pencari.
Apabila keluhan ini terjadi bersamaan dengan rasa lelah, pola tidur yang buruk, dan asupan makanan rendah buah maupun sayuran, ada baiknya mulai mengevaluasi gaya hidup secara menyeluruh.
Cara paling efektif adalah menerapkan pola makan yang beragam dan seimbang. Berbagai jenis buah, sayuran berwarna cerah, kacang-kacangan, biji-bijian, teh hijau, hingga rempah-rempah mengandung beragam antioksidan alami seperti flavonoid, polifenol, karotenoid, dan vitamin C.
Selain itu, beberapa kebiasaan berikut juga membantu mengurangi stres oksidatif:
Perlu diingat bahwa mengkonsumsi suplemen antioksidan dosis tinggi belum tentu memberikan manfaat tambahan bagi semua orang. Beberapa penelitian bahkan menunjukkan bahwa penggunaan suplemen tertentu secara berlebihan dapat menimbulkan efek yang tidak diinginkan. Karena itu, kebutuhan suplemen sebaiknya dikonsultasikan dengan tenaga kesehatan.
Rasa lelah memang sering muncul akibat aktivitas yang padat. Namun, apabila disertai kulit kusam, daya tahan tubuh menurun, luka yang lambat sembuh, hingga sulit berkonsentrasi, kondisi tersebut dapat menjadi sinyal bahwa tubuh sedang mengalami peningkatan stres oksidatif dan membutuhkan asupan antioksidan yang lebih baik.
Meski demikian, tanda-tanda tersebut bukanlah gejala yang spesifik hanya untuk kekurangan antioksidan. Keluhan serupa juga dapat disebabkan oleh kurang tidur, anemia, gangguan tiroid, infeksi, atau kondisi medis lainnya. Oleh sebab itu, apabila gejala berlangsung lama atau semakin berat, pemeriksaan ke dokter tetap menjadi langkah yang paling tepat.
Beberapa bulan lalu saya berkenalan dengan junk journaling dan sempat mengira hobi ini akan cukup…
Cara orang bepergian terus berubah seiring perkembangan teknologi, gaya hidup, dan kebutuhan. Jika lima tahun…
Saya akhirnya menonton *Sore: Istri dari Masa Depan* untuk kedua kalinya sebelum menulis ulasan ini.…
Bermain clay atau tanah liat bisa menjadi analog hobby yang menyenangkan untuk mengurangi screen time.…
Saya membaca Digital Minimalism karena lelah dengan kebiasaan menatap layar tanpa sadar. Ternyata buku karya…
Julie & Julia (2009) adalah film yang mendorong saya memulai blogging pada tahun 2009. Setelah…
This website uses cookies.