Kartu Curio Safari dari PlayCurio
Kampanye / Sponsor,  Review

Seru, Bermain Dunia Fauna Dengan Curio Safari

Bermain Dunia Fauna Dengan Curio Safari

“Ma, Dinosaurus itu makannya apa?” Si kecil yang masih berusia 4 tahun bertanya.

“Ya, ada yang makan tumbuhan. Ada yang makan daging.”

“Dinosaurus bisa terbang?”

“Ada yang bisa terbang, ada yang nggak.”

“Dinosaurus itu besar sekali, ma?”

Ini dialog yang biasa dilontarkan si kecil. Lain hari, lain pertanyaan. Wajar balita memiliki keingintahuan tinggi, karena dunia penuh dengan hal yang baru mereka eksplorasi.

Alhamdulillah, beberapa pertanyaannya bisa saya jawab. Alhamdulillah juga, ibunya ini pernah nonton film Dinosaurus yang pernah nge-hits di tahun ’90an, jadi nggak sama sekali asing ditanya soal makhluk purba itu. Bahkan ketika kecil, suka nimbrung nonton acara fauna dan fatwa dengan almarhum Bapak di TV.

Tapi tetap saja kurang cerdas rasanya mereferensikan dunia fauna dari media film ke anak-anak. Bisa jadi referensi yang didapat kurang akurat.

Sebenarnya, bukan pertama kalinya ia bertanya soal binatang. Sering kali ketika membacakan cerita dongeng yang karakter utamanya hewan, ia suka bertanya hewan itu apa dan seperti apa.

Anak ini sudah pernah ke kebun binatang, tapi nggak semua binatang sudah ia kenal. Meski telah mendatangi kebun binatang, namun dari sisi waktu dan faktor lainnya tidak mungkin anak bisa mengenal binatang secara total dalam setiap kunjungan.

Akhirnya saya mencarikan gambar si binatang yang ingin ia ketahui di mesin pencari internet. Tetap keingintahuannya bertambah setiap kali. Ada hal-hal yang tidak bisa disamakan dengan melihat langsung, seperti besarnya binatang dan perbandingannya dengan yang lain.

Teknologi Augmented Reality

Memang sudah biasa ketika kita beralih ke internet untuk mencari informasi. Di era digital ini, hampir tidak mungkin terlepas dari internet. Sayangnya, kadang informasi di internet kurang ter-filter atau terarah karena begitu banyaknya informasi disana.

Disini orangtua sebenarnya membutuhkan produk yang bisa membantu menjembatani keingintahuan anak namun dapat juga ada interaksi, sehingga user (dalam hal ini anak) tidak melulu menjadi pasif.

Sebagai salah satu teknologi dari Industri 4.0, teknologi Augmented Reality kini telah diterapkan ke berbagai fungsi kehidupan manusia. Teknologi ini memungkinkan gambar berbentuk 2D dan 3D diproyeksikan ke dunia nyata.

Jika dulu kita mengenal istilah Virtual Reality yang membawa kita ke dunia yang berbeda, maka Augmented Reality menggunakan dunia nyata dan menambahkan atau menggantinya dengan virtual. Kini teknologi AR juga sudah merambah ke dunia edukasi, agar pengalaman belajar menjadi lebih seru.

Tentang PlayCurio

PlayCurio, perusahaan start-up dari Seoul, Korea yang bergerak di usaha pengembang konten edukasi, menggabungkan teknologi AR dengan edukasi anak menggunakan kartu. Salah satu serinya bernama Curio Safari.

Produk PlayCurio yang merupakan kependekan dari Play Your Curiosity bertujuan membuat metode belajar yang sesuai dari sudut pandang anak-anak.

We need a learning method that fits the world children see.
PlayCurio has been striving to develop the content that is perfect for our children.
Healthy play-based learning through smart devices – a new learning experience that PlayCurio pursues.

PlayCurio

PlayCurio yang berdiri tahun 2018 memiliki slogan Curiosity (Keingintahuan), Creativity (Kreativitas) dan Connection (Koneksi). Mereka ingin ada pembelajaran dengan cara bermain menggunakan perangkat pintar, sehingga anak merasakan pengalaman belajar yang baru.

Kartu Curio Safari

Kartu Curio Safari dengan teknologi AR
Tampilan Kartu Curio Safari

Biasanya produk kartu edukasi anak memiliki informasi teks dan gambar di dalamnya, sehingga anak atau orangtua dapat membaca/membacakan. Namun Curio Safari membawa kartu edukasi anak menjadi lebih modern dan hidup dengan teknologi AR.

Produk Curio Safari yang memiliki pesan “membawa kebun binatang ke rumah” adalah produk kartu belajar observasi alam. Bukan sekedar kartu bergambar, setiap gambar binatang dapat ‘diproyeksikan’ ke dunia nyata dengan bantuan aplikasi PlayCurio sehingga menjadi berbentuk animasi 3D.

Wujud binatang 3D ini dapat bergerak seperti binatang asli dilengkapi fitur suara seperti asli dari hewan-hewannya. Bak melihat hewan sesungguhnya, namun dalam bentuk AR. Kebayang nggak, kerennya?

Curio Safari khususnya diperuntukkan anak berusia 3 hingga 7 tahun. Justru di umur-umur ini, anak sedang sangat ingin tahu dan ingin mengeksplor dunia. Produknya memiliki 4 jenis fauna, yaitu mamalia, serangga, laba-laba dan burung. Total ada 64 binatang dalam satu paket kartu. Banyak juga, ya?

Pada kartu tertera keterangan gambar asli binatang beserta nama latin dan karakteristiknya. Serunya, dua kartu dapat dibandingkan dengan yang lain. Jadi si kecil bisa memperkirakan besar tiap binatang dengan yang lainnya. Tak ada lagi kebingungan antar binatang mana yang lebih besar.

Kerennya lagi, rumah kita dapat didekor seperti kebun binatang sesungguhnya dengan fungsi AR Zoo. Wow, seru banget ya. Bisa jadi penawar kunjungan ke kebun binatang, terutama karena sekarang masih musim Covid.

Oh ya, fitur bahasa kartunya juga tersedia dalam Bahasa Inggris. Ada penutur bahasa asing asli yang menjelaskan informasi mengenai binatang juga. Hmm, jadi nggak cuma hadir dalam bentuk visual, audio pun menunjang. Komplit, deh.

Cara Menggunakan Curio Safari

Setelah memiliki produk kartu Curio Safari, kita cukup download aplikasi PlayCurio di handphone atau gadget kita. Aplikasinya sudah tersedia di Google Play Store dan App Store.

Oh ya, aplikasinya tidak berbayar alias free. Namun dari segi ukuran aplikasi sebesar 553 MB. Cukup fair karena tidak dipungut biaya dan menampung ‘dunia binatang’.

Menggunakannya ada dua cara sesuai fungsinya:

Animal Play

Buka aplikasi Curio Safari dan fitur kameranya. Akan terlihat kotak dengan garis terputus-putus di tengah kamera. Arahkan kartu-kartu Curio Safari di dalam kotak, dan wujud-wujud binatang AR akan nampak.

AR Zoo

Dengan aplikasi Curio Safari, buka fitur AR Zoo. Arahkan ke permukaan datar, klik binatang yang ingin dimunculkan dalam kamera dan wujud binatang akan muncul beserta permukaan hutan.

Library

Di fitur ini cukup klik tipe binatang yang diinginkan dalam aplikasi: Mammal (mamalia), Birds (burung), Insect (serangga) atau Dinosaur (dinosaurus). Selesai memilih jenis binatang, kita akan diarahkan lagi ke halaman jenis binatang yang lebih terperinci. Arahkan kamera ke permukaan datar, lalu akan muncul wujud binatang beserta informasi dan narasi mengenai binatang tersebut.

Kita juga dapat menangkap gambar-gambar alias melakukan screenshot binatang yang sedang terlihat di layar. Mudah dan canggih, ya?

Harga Curio Safari

Harga kartu ‘penuh petualangan’ ini tentu tak sama dengan kartu biasa. Di situsnya, harga playcard Curio Safari sebesar 9.000 won (Rp 113.000) dengan harga sale. Harga normalnya 12.000 won (Sekitar Rp 150.000).

Menurut saya, harga demikian masih pantas melihat dari keunggulan dan teknologinya, membawa anak-anak ke dunia fauna dengan wujud 3D dari kartu dan di rumah saja.

Kesimpulan

Ketika dunia internet yang begitu luas dapat membuat orangtua kewalahan dengan segala informasinya, ada produk Curio Safari yang dapat memberikan edukasi dunia fauna ke anak. Ia jadi wadah belajar sambil bermain dan berinteraksi yang seru.

Rasanya cukup praktis dalam 1 paket kartu berisi pengetahuan soal dunia fauna. Si kecil akan cukup puas melihat fisik tiap binatang beserta informasinya melalui teknologi AR. Rasanya menjelajah melalui ‘kebun binatang’ Curio Safari jauh lebih aman diterapkan di era pandemi ini.

Masih kepo dengan produk ini, bisa kunjungi situsnya untuk mencoba sendiri atau langsung hubungi contact@play-curio.com.

Bagaimana pendapat kalian soal Curio Safari?

Sunglow Mama Signature

5 Comments

  • iidYanie

    Permainan yang menarik ya menggabungkan teknologi AR dan kartu secara fisik, anak-anak pasti suka kalau belajar tentang hewan dengan cara asyik seperti ini

  • Rohyati Sofjan

    Teknologi AR untuk bermain sekaligus belajar itu menyenangkan. Saya bahkan tidak pernah terbayangkan ada kartu macam Curio untuk membuat anak beroleh pengalaman baru mengenal hewan. Perbandingan besar itu membingungkan karena secara visual anak belum punya banyak pengalaman untuk mengenal hewan dengan baik.
    Korea keren mampu ciptakan teknologi yang bikin saya selaku ortu kagum dan pengen ngerasain serunya juga.

  • ww.anti

    Teknologi AR ini memang sudah mulai populer di mana mana ya.. sekarang sudah banyak juga developer lokal yang memanfaatkan teknologi ini.. kalau Curio itu buatan Korea kah?

  • ainun

    unik sekali model pembelajaran seperti ini
    bisa bergerak gitu dan ada suaranya, anak kecil pasti suka nih. jadi inget keponakan hehehe.
    waktu anak temen aku masih balita, sama orang tuanya memang sudah dibelajari nama nama hewan tapi nggak mungkin juga si anak ini hapal apalagi kadang wujudnya hampir sama antara binatang satu dengan lainnya
    malah ketika ke kebun binatang mini, ada hewan semacam musang disebut tikus 😀

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *