Categories: Review

Serial From Scratch (2022) dan Kegiatan Keluarga Favorit Di Dalamnya

4 Kegiatan Keluarga Favorit Dari Serial From Scratch (2022) – Ngga seperti biasanya, saya memilih serial From Scratch (2022) ketika sedang browsing serial tontonan streaming. Saya pikir serial ini agak ‘ringan’ tapi ternyata sarat drama. Malah kalau tahu bakal berderai air mata saya akan memilih tidak menontonnya.

Tapi ternyata saya memilih menonton dan menyelesaikannya (walau episode-episode terakhir saya malas berat nontonnya karena ‘mengandung bawang’). Dan di episode-episode akhir baru mengerti saya kenapa Zoe Saldana menjadi karakter wanita utama, karena Zoe Saldana dikenal dengan peran-peran wanita ‘perkasa’ seperti di film Avatar dan Pirates of Carribean. Dan di kisah ini dia diberi tantangan hidup yang berat.

Karena unsur drama dan cintanya, mungkin saja nih serial diadaptasi film maker Indonesia. Nggak heran juga kalau ada yang buat versi layar lebar nih. Nah kenapa serial ini patut disimak dan apa pesan-pesan di dalamnya bisa dibaca lebih lanjut ya:

Table of Contents

Sinopsis Serial From Scratch (2022)

Serial ini bercerita mengenai kehidupan Amy Wheeler (Zoe Saldana) yang memilih mengambil kelas seni di Florence, Italia ketika dia harusnya sekolah Hukum di Amerika. Memilih untuk mengikuti kata hati disana, dia juga bertemu tambatan hatinya. 

Dia adalah seorang chef profesional, Lino (Eugenio Mastrandrea), yang sejak awal sudah kepincut Amy walau Amy sudah punya pacar. Kalau sudah jodoh memang nggak kemana. Selanjutnya, mereka memulai hidup bersama di Amerika. 

Di Amerika, hidup tidak mudah. Lino sempat merasa kehilangan identitas dirinya, dari tidak mendapat pekerjaan yang dia suka sampai merasa ditolak oleh keluarga Amy. Tapi akhirnya mereka melangsungkan pernikahan walau tanpa kehadiran keluarga Lino dan hidup bahagia bersama.

Hidup tidak begitu saja mulus. Berbagai masalah menghadapi mereka. Salah satunya sulit memiliki anak. Tapi Amy dan Lino terus berpegangan tangan dan tegar bersama. Hingga akhirnya sebuah tragedi terjadi yang menguji Amy sampai titik terbawahnya. 

From Scratch Punya Banyak Nilai Kekeluargaan

Meski From Scratch dimulai dari kisah cinta bak dongeng, tapi banyak realita hidup yang membuat pelik kehidupan Amy dan Lino. Ada hal-hal yang saya suka dari serial yang berasal dari sebuah buku memoir dari kehidupan Tembi Locke ini. Salah satunya adalah kental cerita mengenai keluarga dan problemnya. Tak lupa mengenai bagaimana juga cara mengatasinya. 

Awalnya saya agak nyinyir sendiri karena kehidupan cinta Amy dan Lino yang bagai tidak punya masalah (di luar dari masalah eksternal). Lino sendiri sebagai lelaki bagai tanpa cela; ganteng, lembut dan pintar memasak. Tapi rasanya salah saya sempat nyinyir karena tak ada yang sempurna, termasuk kisah Amy dan Lino. 

Ketika Lino sempat mengambil profesi Bapak rumah tangga, Amy menemukan di rumah ada ibu-ibu dari sekolah yang ‘mau belajar masak’ dari Lino. Adegan yang cukup bikin ‘panas-dingin’. Disinipun nggak lama-lama Amy cemburu karena ada masalah lain yang lebih besar yang harus mereka bereskan. 

Namun agar setia dengan tema Tantangan Blogging MGN November 2023, saya memilih momen-momen keluarga yang manis dan disukai oleh karakter-karakternya. Simak ya:

Tradisi Makan Bersama

Seperti banyak yang dilakukan keluarga-keluarga di berbagai tempat, keluarga Wheeler (yaitu keluarga Amy) senang melakukan tradisi makan bersama di hari-hari besar. Kini malah dengan kehadiran Lino, keluarga itu jadi punya chef tambahan.

Perbedaan selera dan karakter keluarga, yaitu keluarga Wheeler dari Texas yang ceplas-ceplos dan karakter Lino yang lembut dan klasik dari Italia tidak membuat mereka bercerai-berai. Malah saya salut keluarga Wheeler akhirnya menerima Lino sebagai bagian dari keluarga. This is what it means to be family

Lino dan Idalia Suka Memasak Bersama

Ketika Amy menjadi ibu bekerja dan Lino menjadi Bapak rumah tangga, Lino memiliki kebiasaan masak bersama Idalia, anak angkat mereka. Bahkan Idalia bisa memasak hidangan Italia sederhana.

Namun Amy merasa kehilangan waktu bersama Idalia sehingga ia justru merasa cemburu pada Lino. Still, menurut saya manis banget kegiatan Lino dan Idalia ini.

Lino dan Ayahnya Suka Berkebun dan Menanam Sayur

Karena sudah merupakan mata pencaharian keluarga, Lino mengenal cara menanam sayur untuk dimasak. Ia mengaku banyak bahan-bahan yang ia masak fresh from the ground. Alhasil di rumahnya dengan Amy ia banyak menanam tanaman juga disana. Kebiasaan yang ia bawa dari keluarganya.

Untuk menunjukkan sayangnya pada Lino, Ayah Lino mengurus kebun Lino ketika anaknya itu jatuh sakit. Padahal keduanya sudah bertengkar lama dan bahkan belum sempat berbicara sejak bertahun-tahun. Agak gemes tapi sedih melihat hubungan keduanya. Hal ini menunjukkan keduanya biasa berkebun di kota halaman mereka, walau mereka tidak terlihat menanam bersama.

Idalia dan Amy Senang Melukis Bersama

Ketika akhirnya Amy berhenti resmi jadi Ibu bekerja dan memilih bekerja lepas saja, ia jadi punya waktu luang untuk berkreasi dan melukis lagi. Di suatu momen, terlihat ia melukis dengan Idalia di studio rumah mereka. Lho, saya sendiri suka juga aktivitas berkesenian dengan anak saya seperti melukis dan membuat tanah liat. Saya jadi merasa punya persamaan dengan Amy.

Oh ya Amy juga senang memotret dengan kamera analog miliknya. Jadi sebenarnya Amy dan Lino aslinya dua orang seniman. 

Penutup

Begitulah sedikit tulisan mengenai serial From Scratch yang bisa kamu tonton di N*tflix. Tunggu rekomendasi drama seri lainnya ya. 

Apa kamu punya rekomendasi serial yang sarat value keluarga lainnya? 

Sunglow Mama

Seorang Ibu Rumah Tangga yang suka blogging dan berbagi tentang sisi kreatifnya. E-mail saya ke missdeenar@gmail.com untuk kerjasama

View Comments

  • Waaahhh … menginspirasi nih teh Andina: masak bareng sudah, melukis bareng sering … yang belum berkebun: he3 …

  • Aku sudah lihat film ini tahun lalu, Andina. Begitu rilis di Netflix, langsung cuuss nonton, soalnya aku demen kalau pasangannya inter-racial gitu.
    Awalnya kisahnya romance yang sweet gitu ya. Lama-lama kok jadi sedih, terutama saat Lino meninggal dunia. Aaaaa tidak. Kenapa harus gitu kisahnya ya.
    ***
    Harus diakui, Chef Lino ini inspiratif sekali dalam memasak. Hampir selalu menggunakan plants and herbs yang fresh metik langsung hasil nanam sendiri ya. Tak ketinggalan OSTnya yang “Anime Imperfette” perfect buat memfasilitasi nangis akibat film ini.

  • Wah, jadi ingin nonton juga.. ingin lihat kebunnya seperti apa.. xixixi

Recent Posts

Library Mini dan Rencana Ruang Personal

Rencana pindah rumah yang mendadak ternyata membawa satu harapan baru: memiliki ruang personal untuk bekerja,…

4 weeks ago

Lens Artist: “Framing Your Shot” Pics/Foto-foto Acak yang “Dibingkai”

Lens Artist: “Framing Your Shot” Pics/Foto-foto Acak yang “Dibingkai” - Waktu diumumkan Tantangan Blogging Mamah…

1 month ago

‘Rambu’ Bersosialisasi Ketika di Usia 40 Tahun ke Atas

Memasuki usia 40 tahun, cara bersosialisasi pun berubah. Lebih selektif, protektif, dan realistis dalam memilih…

1 month ago

Tips Kolaborasi dengan Gen Z (Dari Sisi Pengamat)

Tips kolaborasi dengan Gen Z dari sudut pandang pengamat: memahami karakter digital, komunikasi singkat, hingga…

2 months ago

Flashback Blogging 10+ Tahun Lalu

Refleksi tentang pengalaman blogging lebih dari 10 tahun lalu: menulis demi kesenangan, promosi cukup lewat…

2 months ago

Belajar Mengelola Energi Setelah Menjadi Ibu

Dulu saya merasa harus melakukan banyak hal sekaligus. Ide datang terus, aktivitas bertambah, tapi energi…

2 months ago

This website uses cookies.